jump to navigation

Analisis SWOT May 29, 2010

Posted by signage16 in Spasial Planning.
Tags:
trackback

SWOT adalah akronim dari Strength (Kekuatan), Weakness (Kelemahan), Opportunities(peluang), dan Threats (Ancaman). Analisis SWOT memberikan identifikasi kekuatan, kelemahan lingkungan internal dan peluang, ancaman dari lingkungan eksternal organisasi. Sehingga strategi yang diambil harus memaksimalkan kekuatan dan peluang, meminimalkan kelemahan dan ancaman perusahaan.

Fokus pertama SWOT adalah identifikasi peluang dan ancaman lingkungan eksternal organisasi[Goodstein et al, 1993], yaitu:
– Peluang / Opportunities, situasi yang menguntungkan bagi perusahaan. Identifikasi segmen pasar yang sebelumnya terlewatkan, perubahan dalam situasi kompetisi, atau regulasi, teknologi dan hubunganpembeli dan pemasok yang diperbaiki dapat menunjukkan peluang bagi organisasi.
– Ancaman / Threats, adalah rintangan bagi posisi sekarang atau yang akan dicapai oleh perusahaan. Masuknya pesaing baru, pertumbuhan pasar yang lambat, daya tawar pembeli dan pemasok yang meningkat, perubahan teknologi, dan peraturan baru atau yang direvisi dapat merupakan ancaman bagi keberhasilan suatu perusahaan.

Fokus kedua adalah identifikasi kekuatan dan kelemahan internal, yaitu :
– Kekuatan / Strengths, adalah sumber daya, keterampilan atau keunggulan, keuangan, citra, kepimpinan pasar, hubungan antara pembeli dan pemasok.
– Kelemahan / Weakness, merupakan keterbatasan / kekurangan dalam sumber daya, keterampilan dan kemampuan yang secara serius menghalangi kinerja organisasi.Identifikasi faktor-faktor tersebut menentukan strategi yang akan digunakan perusahaan.

Strategi Agresive dipilih oleh organisasi yang mempunyai peluang dan mempunyai kekuatan untuk mencapainya. Strategi Turnaround dipakai organisasi yang mempunyai peluang yang tinggi tetapi mempunyai kelemahan internal dalam mencapainya. Strategi harus memperkecil kelemahan internal perusahaan dengan memanfaatkan peluang eksternal, misalnya joint venture dengan perusahaan yang memiliki kompetensi.

Diversification dilakukan perusahaan yang mempunyai kekuatan internal tapi menghadapi ancaman dari lingkungan eksternal. Perusahaan menggunakan strategi defensive karena mempunyai kelemahan internal dan menghadapi ancaman yang kuat.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: